Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 12 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mengadakan Workshop Budidaya ikan lele dan hasil pertanian bagi warga Desa Wonojero, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang (29/7).

kedai elele

Bayu Dwi Raharja (kiri), Ketua Pelaksana Workshop menyerahkan bantuan alat pemberi pakan otomatis elele automatic feeder kepada perwakilan karang taruna wonorejo di Balai Desa Wonorejo, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Ahad (29/7/2019).

Workshop yang diselenggarakan di Balai desa Wonorejo ini dihadiri oleh Perangkat Desa, Karang Taruna, Ibu-Ibu PKK, dan masyarakat Desa Wonorejo. Dalam acara tersebut, tamu undangan tidak hanya mendapatkan seminar mengenai budidaya lele dan pemasaran online. Mereka juga praktik mengolah ikan lele menjadi aneka olahan makanan. Selain itu juga praktik penggunaan alat pemberi pakan otomatis. Produk teknologi tepat guna tersebut bernama Elele Automatic Feeder.

kedai elele

Raden Imam (kiri) koodinator KKN 12 Wonorejo menyerahkan bantuan bibit ikan lele kepada perwakilan karang taruna wonorejo di Balai Desa Wonorejo, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Ahad (29/7/2019).

Dua pemateri dihadirkan dalam workshop, pertama A. Yahya selaku pembudi daya ikan lele di kolam alpatil, sekaligus pengolah ragam makanan dari ikan lele. Aneka olahan ikan lele itu disajikan oleh Yayak panggilan akrab A. Yahya di rumah makan Kedai Elele. Pemateri kedua adalah Hijrah Eko Saputro, digital marketer yang juga Owner www.aruzmedia.com serta www.sayur.net.

hulu hilir bisnis lele di kedai elele denga kolam pembibitan dan pembesaran di kolam alpatil

Bayu Dwi Raharja (kiri), Ketua Pelaksana Workshop menyerahkan sertifikat kepada narasumber A.Yahya saat workshop di Balai Desa Wonorejo, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Ahad (29/7/2019). Workshop mengangkat tema Pemberdayaan Masyarakat Lokal Melalui Budidaya, Pengelolaan, dan Pemasaran Produk Lele dan Hasil Pertanian.

Workshop ini mengangkat tema Pemberdayaan Masyarakat Lokal Melalui Budidaya, Pengelolaan, dan Pemasaran Produk Lele dan Hasil Pertanian.

hulu hilir bisnis lele di kedai elele

Bayu Dwi Raharja (kiri), Ketua Pelaksana Workshop menyerahkan sertifkat kepada narasumber Hijrah Eko Saputro saat workshop di Balai Desa Wonorejo, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Ahad (29/7/2019). Workshop mengangkat tema Pemberdayaan Masyarakat Lokal Melalui Budidaya, Pengelolaan, dan Pemasaran Produk Lele dan Hasil Pertanian.

M.Bagus Mukmin selaku Sekretaris Desa Wonorejo mengatakan pihaknya menyambut baik kegiatan tersebut. Dia juga menyatakan terima kasihnya kepada para mahasiswa yang sudah menggelar kegiatan yang sangat bermanfaat bagi warganya. ”Dengan adanya kegiatan workshop seperti ini diharapkan mampu menjadi pemicu semangat untuk warga desa Wonorejo dan nantinya bisa menjadi ciri khas dari desa Wonorejo,” kata dia.

Menurutnya desa Wonorejo memiliki sumber daya air yang tergolong melimpah sehingga dianggap mampu untuk menjadi tempat budidaya lele dan mampu mengembangkan potensi yang ada di desa Wonorejo” lanjutnya.

Drs. Moh. Jufri, S.T., M.T  selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Kelompok 12 mengapreasiasi acara yang dilakukan mahasiswanya. Menurutnya acara ini sangat bermanfaat dan mampu mengembangkan potensi yang ada di desa Wonorejo.

Sementara itu, dalam pelaksanaan workshop, warga terlihat cukup antusias. Karena meskipun banyak warga desa yang mencoba untuk budidaya lele namun sangat jarang ada forum-forum diskusi bersama yang membahas mengenai budidaya dan olahan produk dari ikan lele.

hulu hilir bisnis lele di kedai elele

Akhmad Mustaqim salah satu kru Kedai Elele mempraktikkan tahapan mengolah ikan lele kepada ibu-ibu PKK Desa Wonorejo, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Ahad (29/7/2019).

Bayu Dwi Raharja selaku ketua pelaksana workshop berharap setelah adanya acara ini masyarakat desa Wonorejo mampu mandiri dalam budi daya ikan lele. Tak hanya pada budi dayanya saja, tapi juga mengolah ikan lele hasil dari budi daya yang sudah dilakukan. Termasuk juga melakukan pembibitan penjualan produk hasil olahan.

Nur Afifah.